Pages

Friday, 22 May 2009

Jumat Yang "Mendung"

Jumat ini terasa kelabu. Pagi pukul 07.00 setelah sampai stasiun Gondangdia, dan bergegas ke Kopaja 20. Saya naik seperti biasa. Tapi bertemu dengan teman yang luar biasa. Mengapa saya katakan luar biasa?karena temen saya itu adalah saudara dari Melvin. Mungkin bagi rekans banyak yang belum tahu, tapi bagi yang mengikuti perkembangan jatuhnya Hercules, pasti gk asing dengan nama itu. Singkat cerita temenku itu mengatakan bahwa alm Melvin yang bekerja sebagai teknisi Hercules dan baru saja diangkat sebagai Mayor, telah diketemukan jasadnya. Adapun dia akan menjemput jenazahnya pagi (tadi) pukul 09.00 WIB. Sebagai tambahan info Melvin adalah seorang bapak beranak satu. Sungguh sebuah tragedi yang seolah olah terus terulang lagi akibat jeleknya manajemen alutsista.

Belum selesai di situ, setelah duduk beberapa jam di kompi, SMS saya terima. Bang Wargo (senior saya) , mengirim pesan "Innalillahiwainnalillahirojiun telah meninggal Pak Min di RS pulomas tadi malam". Saya teringat dengan sosok Pak Min. Sosok tua yang berumur 70 an dengan rumah gubuk, samping kontrakan saya. Seorang yang hampir seluruh umurnya dalam derita kemiskinan, tapi wajahnya tetap sumringah. Saya juga teringat bahwa teman pak Min, namanya pak Jono yang pernah membantu merenovasi rumah kontrakan saya, telah meninggal setahun yang lalu. Saya juga masih ingat meski Pak Jono dan Pak Min adalah orang miskin tapi mereka tidak menerima BLT karena tidak masuk dalam hitungan RT (padahal hidup di Jakarta).

No comments:

Chatt Bareng Yuk


Free chat widget @ ShoutMix