Pages

Thursday, 28 February 2008

Ampun Pemerintah *

Kulewati jalan protokol Matraman
Ramai karnaval kendaraan jakarta
Malam itu...

Gas motor kutancap pelan
Mata menengok jalan berlobang
Ada yang sepanjang batu bata
Juga sebesar buaya dewasa
Mirip sekali dengan yang di Ragunan

Di tengah jalan kulihat juga rambu2 lalu lintas baru
Yang belum ada di buku panduan lalu lintas
Bertulis ”Tambal Ban” dihiasi dedaunan
Cocok sekali untuk iklan global warming
Di tengah kompetisi mobil-motor-bajaj-kopaja-becak
Sosial indah di tengah jalan ala Ibukota

Jeglok...jeglok...
Masuklah banku di ”ranjau darat”
Hampir tersungkur aku dibuatnya
Klakson pun bersahutan layak paduan suara UI
Terdengar harmoni dan bersuara sama
”ampun........... Pemerintah”

* Meminjam istilah mbah Surip

No comments:

Chatt Bareng Yuk


Free chat widget @ ShoutMix