Pages

Monday, 28 February 2011

Nurical Bye

Di suatu lobi hotel berbintang lima, seorang petinggi PSSI bersama seorang pembesar negeri ini bertemu dan sambil melihat para supporter yang menyemut di senayan. Di hotel yang mewah tersebut sengaja berdua memilih tempat yang strategis untuk memandang tingkah polah supporter yang hampir sama dalam meneriakkan “Nurdin Halid Mundur”

Nurdin : Bagaimana ini bang, semua sudah ramai minta awak mundur?
Ical : Hahahah..santai sajalah
Nurdin : Kalau awak sih santai, tapi keluarga awak dan para anak buah awak

Ical : Saya ngerti, tapi masak kau nyerah sama Arifin dan George.
Ini kan permainan saja. Dan scenario kita mesti jalan.
Masak kalah sama anak kemarin sore.
Nurdin : benar. Kalau dihitung prestasi memang saya gagal.
Tapi bukannya kita sudah gagal berpuluh-puluh tahun.
1991 kita juara sea games,itu saat Golkar memimpin negara ini.
Kenapa sudah 20 tahun, saya yang dipersalahkan.
Bukannya saya sukses menghelat Piala Asia,
mengirim anak muda ke Uruguay,
dan mengirim tim ke Asian GamesItu semua saya lakukan tanpa APBN.
Meskipun gagal, tapi kan bukan pepesan kosong.
Ical : Ah gk usah sentimental gitu daeng. Cak SBY saja gagal juga gk mau turun kok. Santai saja. Bukankah kita harus mengikuti sikap pemimpin?
Nurdin : iya benar juga bang !

No comments:

Chatt Bareng Yuk


Free chat widget @ ShoutMix