Pages

Friday, 1 February 2008

Pantun biasa

1. Hujan deras mengguyur jakarta
tidak lama datanglah air bah
Bukanlah seorang yang merdeka
Jikalau muka selalu penuh marah

2. Persipura mempunyai boas salossa
sedang di persija, aliyudin hebat
Seluruh rakyat bergelak tawa
Meski negara diambang sekarat

3. Mendung menyelimuti kota Surakarta
Sedikit lindu tergoncang di Karangayar,
Pandito Romo Suharto berpulang ke rahmatullah
Sebuah lagu gugur bunga nian terdengar

4. Harum mawar sesuai dengan elok warna
Harum raflesia sungguh sangat tiada sedap
Kata pahlawan sungguh perkasa digdaya
Untuk Suharto saja, rakyat berdebat kalap

5. Rintik hujan merangkai pelangi
Begitu indah hiasan di lazuardi
Jasa-jasa dengan pengorbanan sepenuh hati
Hanya cukup dibalas dengan ijazah ilahi

6. Makan nasi, lauk tempe cukup lezat
Biar orang kota maupun desa menikmatinya
Debat politisi selalu berkarat-karat
Tapi sayang, realita sedih sungguh sempurna

7. Ada tari poco-poco di istana negara
Habis maju satu langkah, mundur satu langkah lagi
Bilamana tari Tor-tor di istana merdeka
Habis nyembah-nyembah, angkat tangan sembari berlari

8. Buruh angkut menjinjing barang di stasiun Gambir
Sepuluh kilo barang dibayar lima ribu rupiah
Sungguh enak menjadi orang seperti Gubernur BI
Tiap hari bekerja didekati berkarung-karung uang rupiah

9. Harimau bertarung untuk raja rimba
Setiap hari siap mati demi koloni,
Orang sekarang bergelut membawa nama
Sayang hanya untuk hidup diatas koloni

No comments:

Chatt Bareng Yuk


Free chat widget @ ShoutMix